News Update01 November 2016 08:17:51: Team Robot smansa sabet juara 2 di Kejuaraan Robot Pintar

Sejarah Berdiri

Sejarah Singkat
Seusai  perang kemerdekaan  RI, Keluarga Besar  Tentara Pelajar  (KBTP) Detasemen III Brigade 17 berinisiatif, memprakarsai, dan memperjuangkan  berdirinya sebuah  sekolah lanjutan  atas di Purworejo. Kala itu, ide tersebut muncul karena mereka melihat banyak para orang tua yang kesulitan manakala memiliki putera-puteri yang baru  saja lulus SMP namun  masih ingin  melanjutkan ke  sekolah lanjutan  di tingkat atas. Di Jawa Tengah, kebanyakan SMA hanya ditemukan di ibu kota   karesidenan. Ide tersebut  juga didasari keinginan untuk mewujudkan terima kasih dan balas jasa kepada rakyat di daerah Purworejo, yang pada waktu perang kemerdekaan RI telah membantu kepentingan para tentara pelajar.

Berbekal Surat Penetapan KBTP Pusat tanggal 2 Juni 1954, nomor 219/P.E/KU/’54 yang berisikan pembentukan sebuah Panitia Pendiri Persiapan SMA B, C Kedu selatan dibukalah sekolah setingkat SMA bertempat di SR “Cemara” jalan Tribrata (sekarang jalan Mayjend. Sutoyo). Panitia tersebut beranggotakan sembilan orang, dengan ketua Bapak Suroto dan wakil ketua Bapak Imam Subechi. Kepanitiaan tersebut dilengkapi dengan penasehat, antara lain Bupati Purworejo (Bp. R. Soerarjo Sastroprojo), Komandan Batalyon Infanteri Purworejo (Mayor Panuju). Adapun sebagai Kepala Sekolah, ditunjuklah salah seorang dari panitia tersebut, yaitu Bapak Imam Pratignyo. Perhatian Bupati Purworejo terhadap sekolah ini sedemikian besar, terbukti dengan diijinkannya sekolah ini untuk menempati Gedung Balai Rakyat, yang sebelumnya digunakan sebagai gedung Pemuda ( kini gedung DPRD). Gedung ini adalah bekas Societiet Belanda.

Para pendiri berkehendak agar SMA persiapan ini beralih status menjadi sekolah negeri. Untuk itu, mereka menghadap Bupati Purworejo dan Pimpinan Daerah guna mengkongkretkannya. Dalam sidang plenonya, DPRDS Purworejo menghasilkan suatu resolusi yang ditujukan kepada Menteri PP & K saat itu, untuk mengakui dan menegerikan sekolah ini. Resolusi tersebut dibawa ke Jakarta oleh sebuah delegasi yang diketuai oleh Bp. Pamuji, seorang anggota DPRDS dan diikuti 2 anggota lainnya, serta 1 anggota Panitia Pendiri SMA B, C. Kedu selatan.  Selanjutnya, seusai menghadiri dies natalis Universitas Gajah Mada, Prof. M. Yamin (Menteri PP dan K saat itu) pada tanggal 1 Agustus 1955 mengesahkan SMA B, C Kedu selatan menjadi SMA Negeri Purworejo.

Dengan didukung Bp. Pamudji (Kepala Pemerintah Daerah saat itu), pada tahun 1958 Kantor Dep. PP & K membeli sebidang tanah seluas ± 2 hektar, di jalan Kutoarjo (kini Jalan Tentara Pelajar), desa Pangen Jurutengah untuk didirikan bangunan SMA Negeri 1 Purworejo. Namun pembangunan gedung ini sempat terhenti karena rangkaian peristiwa G30 S/PKI. Sampai dengan pertengahan tahun 1975, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di dua tempat, yaitu gedung induk (bekas Balai Rakyat), dan tempat baru di jalan Kutoarjo. Barulah pada tahun 1976, kegiatan belajar mengajar menyatu di kompleks SMA Negeri 1 Purworejo, jalan Kutoarjo (jalan Tentara Pelajar 55 Purworejo). Dalam perkembangannya sampai dengan sekarang, penambahan fasilitas  ruang banyak diusahakan oleh sekolah bekerja sama dengan BP-3/POMG. Dari jumlah 57 ruang, hanya 11 ruang yang merupakan pemberian Pemerintah.

Tags :
Banner
IN HOUSE TRAINING
PASKIBRAKA SMANSA
PROFIL SISWA SMANSA
OUTBOND IHT
HALAL BIHALAL 2016
TEAM ROBOT SMANSA
MOTIVASI MENPAN
WAKIL GUBERNUR MENGAJAR
PELANTIKAN PKS
HARI RAYA IDUL ADHA QURBAN
DOLALAK SMANSA
GURU SAAT ALUMNI MENGAJAR
PAMITAN GURU SMA1 YANG KE AUSTRALIA
PAMERAN SAAT WAGUB MENGAJAR
Hubungi Kami
SMA NEGERI 1 PURWOREJO
Jalan Tentara Pelajar 55 Purworejo
Telepon : (0275) 321537 & 321241
Fax : (0275) 321537
Email : sma1pwj@yahoo.com
Chatting
Statistik Member
Member:126 Orang
Member Aktif:126 Orang
Member Baru Hari Ini:0 Orang
Statistik Pengunjung
Pengunjung Online:3
Total Pengunjung:63400
Total Hits:230566